HIMPAUDI sebagai organisasi pendidik dan tenaga kependidikan anak
usia dini dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga sebagai acuan yang
berlaku nasional. Bidang yang ada di HIMPAUDI salah satunya adalah Bidang Humas dan Kemitraan, yang
mempunyai fungsi menumbuhkan dan mengembangkan
hubungan baik antara organisasi dengan seluruh mitra stakeholder PAUD dalam
rangka menanamkan pengertian, menumbuhkan motivasi dan partisipasi publik
supaya menciptakan opini, hubungan – hubungan yang saling bermanfaat, yang
saling menguntungkan organisasi
dengan berbagai publik untuk mencapai
tujuan organisasi.
Adapun tugas dan kewajiban dari Kemitraan itu sendiri
adalah
Ø Menyampaikan
pesan , informasi dari organisasi secara lesan, tulis atau visual kepada
publiknya, sehingga mitra HIMPAUDI memperoleh pengertian yang benar , tepat
mengenai kondisi organisai, tugas dan kegiatannya
Ø
Melakukan studi dan analisis atas
tanggapan publik terhadap kebijaksanaan dan tindakan organisasi
Ø
Menyampaikan fakta – fakta dan pendapat
kepada pelaksana tugas Mitra Stakeholder PAUD guna membantunya dalam memberikan
pelayanan yang mengesankan publik
Untuk
mendukung tupoksi mitra dan kehumasan
tersebut ada beberapa contoh kegiatan yang bisa dilaksanakan, diantaranya :
q Menunjang aktivitas utama organisasi
dalam mencapai tujuan bersama melalui fungsi melekat pada organisasi
q Membina hubungan yang hamonis antara
organisasi dengan publiknya
q Mengidentifiksikan segala sesuatu yang
berkaitan dengan opini, persepsi dan tanggapan masyarakat terhadap HIMPAUDI
q Melayani keinginan publik dan memberikan
sumbang saran kepada pimpinandemi tujuan dan manfaat bersama
q Menciptakan komunikasi dua arah timbal
balik dan mengatur arus informasi, publikasi serta pesan dari organisasi ke
publiknya atau sebaliknya demi terciptanya citra positif bagi semua (Sumber
menurut pakar Humas Internasional Cultip &Centre and Canfield, Rosady
Ruslan , 2005 : 19 )
Apabila dalam
menjalin kemitraan kita memahami tupoksi kita maka kemanfaatan dari
kemitraan seperti menyediakan
mekanisme, menggalang sumberdaya, menumbuhkan sesadaran akan peran, menciptakan
jejaring , dan mengubah konflik menjadi mitra , akan tercapai dan terlaksana,
sehingga apa yang diharapkan dari organisasi tersebut bisa tercapai. Namun perlu
disadari semua itu perlu proses dan pemahaman bersama, ketidakmampuan dalam
bermitra, jelas akan mempengaruhi dinamika serta eksistensi keorganisasian baik
inter atau intra keorganisasian. Sehingga dalam HIMPAUDI, seseorang yang
bertugas dalam bidang kemitraan ini haruslah mampu :
Ø
Mengembangkan pembinaan pengertian
bersama tentang semua aspek atau bidang organisasi sehingga Mitra Stakeholder
PAUD termotivasi untuk bisa memberikan bantuan yang maksimal terhadap terlaksananya
program – program HIMPAUDI
Ø
Menampung harapan –harapan tentang
tujuan organisasi yang dapat dilakukan melalui pertemuan – pertemuan rutin
secara berkala sehingga tujuan sesuai dengan kebutuhan
Ø
Memperoleh partisipasi,
dukungan,bantuan secara konkrit dari Mitra, baik berupa tenaga, sarana maupun
dana demi kelancaran tercapainya tujuan organisasi
Ø
Menumbuhkan rasa tanggung jawab
yang lebih besar pada Mitra terhadap kelangsungan program organisasi
Ø
Mengikutsertakan Mitra Stakeholder
PAUD dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi organisasi, menyangkut
permasalahan anggota himpaudi, pengurus, perlengkapan , keuangan dan perumusan
tujuan organisasi
Demikian sekelumit tentang humas dan kemitraan dalam HIMPAUDI
semoga bermanfaat.